Kurikulum Ilmu Komunikasi S2

Kurikulum Jenjang Magister


Ilmu Komunikasi


Struktur Kurikulum Jumlah SKS
Mata Kuliah Wajib Program Studi 28
Pilihan 15
Jumlah 43


Mata Kuliah Wajib :

  • Perspektif dan Teori Komunikasi
  • Perspektif dan Teori komunikasi Massa
  • Metodologi Penelitian Komunikasi I
  • Seminar Filsafat dan Etika Komunikasi
  • Colloqium
  • Metodologi Penelitian Komunikasi 2
  • Statistik Komunikasi
  • Reading Course
  • Tesis

Deskripsi Mata Kuliah Wajib

Perspektif dan Teori Komunikasi  (3 sks):


Membahas tentang (1) konsepsi, perspektif, dan perkembangan ilmu komunikasi sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat multidisipliner, (2) teori dan model-model komunikasi serta, (3) aplikasinya dalam mengamati berbagai fenomena dan permasalahan komunikasi dalam tataran individu, kelompok dan organisasi serta makro-sosial, baik dalam konteks nasional, regional ataupun global. Prof. M. Alwi Dahlan, PhD


Perspektif dan Teori Komunikasi Massa  (3 sks)


Kegiatan perkuliahan ini dititik beratkan pada pendalaman konsepsi, perspektif, pendekatan, model-model serta teori-teori komunikasi massa. Pokok bahasan mencakup kajian analitis dan kritis tentang kerangka teoritis dan konseptual, implikasi metodologis serta aplikasinya baik dalam situasi dan kondisi di Indonesia ataupun dalam konteks regional dan global. Prof. Sasa Djuarsa Sendjaja, Ph.D.


Metodologi Penelitian Komunikasi  (3 sks)


Membahas struktur logika suatu penelitian, khususnya dalam perspektif klasik (positivistik) yang didasarkan pada hypothetico-deductive method, dan komponen-komponen dalam disain penelitian klasik, seperti : permasalahan, kerangka pemikiran, teori, hipotesis, pengukuran, validitas, dan reliabilitas pengukuran, serta kaitan logis antara komponen-komponen tersebut. Dibahas pula beberapa metode penelitian, metode pengumpulan data, pengantar metode analisis data kuantitatif ataupun kualitatif. Pada semester ini, mahasiswa diharapkan telah mampu melakukan evaluasi penelitian serta menyusun satu rancangan penelitian. Dr. Pinckey Triputra, M.Sc., Drs. Risang Rimbaatmaja., Dr. Donna Asteria, M.Si


Seminar Filsafat  dan Etika Komunikasi (3 sks)


Kuliah ini akan menyoroti bagaimana ilmu komunikasi menjadi ilmu normal dalam pengertian filsafat ilmu Thomas Kuhn, bagaimana pandangan tentang komunikasi sebagai transmisi sebagaimana ditegaskan oleh filsuf empirisme John Locke dan para pakar komunikasi seperti Claude Shanon, Warren Weaver, Wilbur Schramm dan Nobert Wiener, menjadi core dari program riset komunikasi meminjam istilah filsuf ilmu Imre Lakatos. Mengikuti Michel Foucault, kuliah ini juga menyoroti kekuasaan yang bermain dan memiliki kepentingan di balik core dari program riset normal dari ilmu komunikasi itu. Selanjutnya, diajukan beberapa resistensi dalam bentuk pandangan-pandangan alternatif tentang hakikat komunikasi. Akan diuji tiga pandangan yang masing-masing mendasarkan diri pada fenomenologi Edmund Husserl, pada hermeneutika Hans-Georg Gadamer, dan pada teori kritis Jurgen Habermas.Prof. Dr. Alois Agus Nugroho


Metodologi Penelitian Komunikasi II  (3 sks)


Dirancang untuk memberikan kelengkapan serta kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian dalam perspektif non-positivistik (yang menggunakan analisis kualitatif),. Secara khusus dalam mata kuliah ini membahas sejumlah isu metodologi dari berbagai perspektif/paradigma ilmu sosial non-positivistik, seperti; konstruktivisme, teori-kritis, cultural studies, media studies, ethnografi, Selain itu juga membahas metode-metode studi kasus dan berbagai metode pengumpulan data kualitatif yang sesuai dengan perspektif/paradigma dan pendekatan non-positivistik. Prof. Dr. Billy K. Sarwono, M.A.


Statistik Komunikasi ( 3 sks):


Tujuan khusus matakuliah ini adalah memberi bekal ketrampilan memahami serta melakukan analisis statistik bivariat serta multivariat, dengan mengacu pada teknik-teknik statistik yang dipergunakan dalam SPSS (Statistical Package for Sosial Scientists), mencakup elaboration analysis, multiple regression, path analysis, factor analysis, discriminant analysis, dan cluster analysis, serta beberapa tehnik analisis lain. Dr. Pinckey Triputra MS, Drs. Risang Rimbatmadja, M.Si., Dr. Donna Asteria, M.Si


Reading Course (3 SKS)


Studi Mandiri (yang mengambil bentuk sebagai Reading Course) berfungsi untuk mempercepat proses penyusunan tesis, khususnya dalam merumuskan permasalahan (atau tujuan penelitian), Kerangka Pemikiran (baik conceptual framework, ataupun theoretical framework) melalui suatu tinjauan kepustakaan. Karenanya, produk yang diharapkan dari para peserta dari studi mandiri (di bawah bimbingan pembimbing reading course) adalah suatu hasil tinjauan kepustakaan yang akan dituangkan dalam sebuah rancangan penelitian yang siap disajikan untuk Seminar Rancangan Tesis.


Tesis (6 SKS)


Proses penyusunan tesis secara resmi dapat dimulai setelah mahasiswa memenuhi seluruh persyaratan mata kuliah wajib dan pilihan, telah menyelesaikan reading course dan dinyatakan lulus dalam seminar proposal penelitian tesis. Penulisan tesis dilakukan dibawah bimbingan seorang Pembimbing yang ditetapkan oleh Program Pascasarjana.



Mata Kuliah Pilihan :

  • Seminar Kajian Budaya dan Media
  • Seminar Komunikasi Antar Budaya
  • Seminar Media dan Konstruksi Sosial
  • Seminar Teori-Teori Kritis
  • Seminar Industri Budaya
  • Teori Komunikasi Dalam Organisasi
  • Seminar Kajian Media Hiburan
  • Seminar Media dalam Teori-Teori Sosial
  • Seminar Ekonomi Politik Media
  • Seminar Media dan Konflik Budaya
  • Seminar Komunikasi Politik
  • Seminar Perencanaan Komunikasi Organisasi
  • Seminar Teori Analisis Wacana
  • Seminar Industri TV dan Hiburan
  • Seminar Industri dan Teknologi Komunikasi
  • Seminar Media dan Identitas
  • Seminar Media dlm Posmodernisme
  • Seminar Media dan Minoritas

Deskripsi Mata Kuliah Pilihan

Seminar Teori-teori Kritis (3 sks)


Materi bacaan, diskusi dan presentasi dalam seminar difokuskan pada teori-teori yang berakar dari Frankfurt School beserta implikasi, kontribusi, dan relevansinya terhadap kajian-kajian komunikasi ataupun media massa. Disamping mengkaji perbedaan hakiki antara teori-teori kritis dengan teori-teori tradisional dalam ilmu-ilmu sosial, seminar juga membahas hasil-hasil kajian, teori, serta konsep-konsep yang diketengahkan oleh berbagai tokoh teori-teori kritis seperti Horkheimer, Marcuse, dan terutama sekali Habermas. Prof. DR. T.M. Soerjanto Poespowardojo


Seminar Media Dalam Teori-Teori Sosial (3 sks)


Kuliah ini dirancang agar mahasiswa memahami bahwa teori-teori media merupakan bagian dari teori-teori tentang masyarakat, sehingga memahami pula bahwa kajian mengenai media tidak bisa terisolir dari konteks kemasyarakatn yang banyak dikaji dalam teori-teori sosiologi. Mata kuliah ini akan membahas berbagai teori sosiologi klasik dan modern, dan mahasiswa diharapkan bisa menempatkan kajian-kajian media yang ada di dalamnya. Prof. Dr. Paulus Wirutomo, Drs. Johannes Sutoyo, MA, Drs. J.F. Warouw, MA


Seminar Ekonomi-Politik Media (3 sks)


Tujuan matakuliah ini adalah untuk memperdalam penguasaan materi Ekonomi-Politik Media Massa sebagai kajian dalam tradisi teori-teori kritis. Bahasan kuliah khususnya menyangkut definisi, lingkup, konsep-konsep dasar, pokok perhatian utama, implikasi metodologi, serta varian-varian yang ada dalam kajian Ekonomi-Politik media massa (a.l., varian strukturalis, instrumentalis, dan konstruktivis). Dibahas pula persinggungan antara ekonomi-politik dengan cultural studies, konteks historis spesifik dari kajian ekonomi-politik yang ada pada dewasa ini, khususnya dalam kasus-kasus kontemporer yang ada di Tanah Air. Dr. Pinckey Triputra, MSc., Dr. Ade Armando, MS.


Seminar Kajian Budaya dan Media/Cultural Studies (3 sks)


Membahas komunikasi dan media dalam tradisi perspektif cultural studies. Materi pembahasan meliputi hasil-hasil kajian British Center for Contemporary Cultural Studies, hingga teori-teori postmodernisme dari Baudrillard, Derrida, Jameson, Lyotard, dan lainnya. Disamping itu seminar membahas pula perkembangan cultural studies, serta persinggungan dan pertentangan antara cultural studies dengancritical theories. Raphaela D. Dwianto, PhD. , Aimee Dawis, PhD.


Seminar Industri dan Teknologi Komunikasi (3 sks)


Kuliah ini menelaah perkembangan berbagai jenis industri komunikasi dan informasi, dari industri muatan (content) sampai ke industri penghantqar dan pra-sarana (infrastruktur) termasuk industri media (media massa tradisional, media baru dan multimedia), industri informasi, indistri jasa komunikasi dalam kaitan dengan perkembangan teknologi. Dengan kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami/mengikuti perkembangan industri dan teknologi komunikasi, serta tantangan yang ditimbulkannya terhadap ekonomi serta manajemen komunikasi, informasi dan media. Prof. M. Alwi Dahlan, PhD.


Seminar Industri Budaya (3 sks)


Mengkaji media sebagai bagian dari industri budaya. Pembahasan akan difokuskan pada proses-proses serta kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi media dalam kedudukannya sebagi bagian dari industri budaya; disamping itu pembahasan juga akan mengangkat isu-isu permasalahan yang terkait dengan industri budaya, komodifikasi budaya, globalisasi media, hegemoni budaya, dan sebagainya.Dr. Ade Armando, MS.


Seminar Kajian Industri Hiburan (3 sks)


Seminar ini lebih difokuskan pada kajian film sebagai media hiburan. Selain memperkenalkan berbagai aliran dalam Teori dan Kajian Film (Estetika, Semiotika, Psychoanalysis, Sejarah, dsb.), juga membahas film dan perfilman dalam konteks ekonomi film yang industrial (Entertainment Industry, Cultural Industry, atau Creative Industry)Dr. Tanete AP Masak


Seminar Industri TV dan Hiburan (3 sks)


Dengan memfokuskan diri pada televisi, sebagai media yang dominan saat ini, seminar ini membahas berbagai aspek dalam industri pertelevisian yang memproduksi hiburan menjadi komoditi, antara lain faktor-faktor yang berhubungan atau turut mempengaruhi proses produksi dan konsumsi hiburan dalam industri televisi hiburan. Selain itu juga akan dibahas arah dan karakteristik Industri TV di Indonesia, serta pengaruhnya terhadap dunia hiburan ataupun budaya secara umum.Dr. Ishadi S.K., MSc


Seminar Teori dan Analisis Wacana (3 sks)


Mata kuiah ini akan memberikan para peserta kemampuan teoritis, metodologis, dan praktis mengenal Analisis Wacana, baik wacana media (media discourse) maupun wacana secara umum. Setelah mengikuti kuliah ini, para peserta diharapkan dapat menjadi analis media khususnya, dan analis wacana umumnya, dengan mempergunakan berbagai paradigma, klasik, konstruktivis, ataupun kritis. Prof. Dr. Ibnu Hamad, MSi., Dr. Udi Rusadi, MS


Teori Komunikasi Dalam Organisasi (3 sks)


Kuliah ini membahas hubungan interaksional antara komunikasi dan organisasi dalam perkembangan teori dan praktek. Teori organisasi dan komunikasi berkembang dalam dinamika saling keterkaitan dan saling mempengaruhi, sedangkan proses kerja dan kelangsungan hidup organisasi tergantung pada sistem komunikasi baik sistem komunikasi formal maupun informal yang secara integral mengintegrasikan segenap anggota organisasi dan secara eksternal membuat organisasi adaptif terhadap perkembangan lingkungannya. Secara khusus, dibahas aliran-aliran teori dengan persoalan-persoalan metodologis yang berkaitan dengan jenjang-jenjang komunikasi, jaringan komunikasi, teknik-teknik komunikasi, dan gaya kepemimpinan melalui penciptaan iklim dan budaya komunikasi keorganisasian sebagai manifestasi dari strategi komunikasi dengan segenap kelompok konstituensi publiknya. Prof. Andre Hardjana, PhD., Dr. Dorien Kartikawangi, MSi


Seminar Komunikasi Antar Budaya (3 sks)


Dalam matakuliah ini dikaji berbagai aspek yang berkaitan dengan proses komunikasi antarbudaya, yaitu komunikasi yang terjadi bilamana para pelakunya memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda sedemikian rupa sehingga mempengaruhi keefektifan komunikasi. Termasuk dalam aspek yang dibahas adalah unsur-unsur kebudayaan yang dapat berpengaruh seperti orientasi nilai, sikap, keyakinan, organisasi sosial, identitas sosial, kategorisasi sosial, komparasi sosial serta hal-hal yang menyertainya antara lain etnosentrisme, stereotip, prasangka. Disamping pemahaman akan berbagai teori dan konsep dasar, diskusi juga diarahkan pada : pengkajian berbagai kasus, termasuk konflik antarbudaya dalam berbagai konteks sosial, pembahasan kompetensi komunikasi antarbudaya serta pendekatan untuk penelitian. Prof. DR. Ilya R. Sunarwinadi, MSi


Seminar Komunikasi Politik (3 sks)


Seminar membahas dimensi komunikasi dalam proses serta tatanan kehidupan politik dari berbagai perspektif ilmu-ilmu sosial. Pembahasan juga akan mencakup relasi kekuasaan antara media dan pemerintah dalam konteks teori-teori persuasi dalam komunikasi politik, manajemen issue dalam proses-proses politik, peran retorika politik, propaganda dan kampanye politik, yang kesemuanya dikaitkan dengan berbagai kasus klasik ataupun kontemporer, baik yang ada di Tanah Air atau di negara lain.Prof. Dr. Harsono Suwardi, MA., Dr. Effy Rusfian, MSi


Seminar Media dan Konstruksi Realitas Sosial (3 sks)


Matakuliah Media dan Konstruksi Realitas (Media and the Social Construction of Reality), dirancang untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana media berperan dalam membentuk realitas sosial dilihat dari perspektif konstruktivisme. Pembahasan mencakup, antara lain: definisi konsep-konsep yang digunakan, teori-teori pembentukan realitas social, cara pandang pendekatan konstruktivisme beserta implikasinya, beberapa teori dan faktor-faktor media yang mempengaruhi pembentukan realitas sosial. Keseluruhan seminar akan dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama membahas konsep dan teori, sedangkan bagian berikutnya diisi dengan presentasi kasus, tugas-tugas bacaan dan diskusi kelas dengan mengemukakan contoh-contoh realitas sosial terkini. Dr. Arintowati H. Handoyo MA., Hanneman Samuel, PhD.


Seminar Media dan Identitas (3 sks)


Seminar ini membincangkan posisi dan eksistensi berbagai kelompok sosial dalam masyarakat (kelas sosial, ras, agama, etnik, budaya, orientasi politik serta seksual, dsb.) serta perubahan yang terjadi karena pengaruh media. Peranan media dalam menyeleksi, memilah dan menyiarkan kelompok masyarakat tertentu dalam membangun indentitas menjadi bagian bahasan seminar. Seminar juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengemukakan pandangannya tentang praktek media massa dalam masalah-masalah identitas. Prof. Dr. Zulhasril Nasir, MSi.


Seminar Media dan Posmodernisme (3 sks)


Disamping memperkenalkan pemikiran-pemikiran posmodernisme sebagai kritik atau penolakan terhadap berbagai metanarrasi modernisme, mata kuliah ini memfokuskan diri pada kajian-kajian posmodernisme yang berkaitan dengan media, khususnya kajian-kajian dari posmodernis seperti Baudrillard dan Bordieu. Dibahas juga implikasi metodologi dari posmodernisme terhadap studi media. Dr. Haryatmoko


Seminar Media dan Minoritas (3 sks)


Mengkaji fenomena yang berkaitan dengan akses yang diberikan media kepada berbagai kelompok minoritas, akomodasi media terhadap selera dan kepentingan kelompok-kelompok tersebut. Selain itu juga dikaji bagaimana representasi kelompok-kelompok tersebut dalam media. Kajian akan mencakup Kajian akan mencakup berbagai kelompok minoritas, baik dari segi etnis, agama, gender , sosial, dan ekonomi. Prof. Dr. Billy K. Sarwono, MA.


Seminar Media dan Konflik Antar Budaya (3 sks)


Membahas bagaimana media dalam menjalankan fungsinya sebagai pencerah dan pengubah pengetahuan masyarakat melakukan reproduksi berbagai peristiwa konflik budaya dalam isi liputan dan sajiannya. Bagaimana konstruksi realitas yang dilakukan oleh media tidak terlepas dari berbagai faktor internal ataupun eskternal media, baik ideologi, politik, ekonomi, maupun sejarah. Diskusi dan kajian terhadap isi media dilakukan melalui penggalian berbagai sisi tersebut. Prof. Dr. Ilya R. Sunarwinadi, DR. Turnomo Rahardjo MS., Dr. Udi Rusadi, MS.